5 Fakta Persiapan Ibu Kota Baru, Banyak Proyek Investasi Bernilai Tinggi

5 Fakta Persiapan Ibu Kota Baru, Banyak Proyek Investasi Bernilai Tinggi

JAKARTA – Membangun Ibu Kota Negara (IKN) tidak hanya menyiapkan infrastruktur dan lingkungannya saja, tetapi juga manusianya, baik yang akan pindah maupun yang telah lama menetap. Dalam proses pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur, aspek penting yang jadi perhatian adalah distribusi informasi yang jelas, cepat, dan akurat. “Kementerian PPN/Bappenas telah memproyeksikan jumlah penduduk dan urbanisasi yang akan terjadi di Ibu Kota Negara. Saat ini, penduduk setempat Ibu Kota Negara tercatat 100 ribu jiwa. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah menjadi 700 ribu jiwa di 2025, kemudian berkembang menjadi 1,5-1,6 juta jiwa di 2035, hingga mencapai perkiraan 1,7-1,9 juta jiwa di 2045,” jelas Ketua Pokja IKN REI Soelaeman Soemawinata. Berikut fakta-fakta soal ibu kota baru seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Minggu (14/11/2021).

  1. Persiapan Ibu Kota Baru Kalimantan Timur sejak dulu telah memiliki struktur sosial yang beragam. Sekitar 1,5 juta pendatang yang terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri beserta keluarganya, serta pelaku ekonomi lainnya akan hadir di wilayah Ibu Kota Negara baru nanti. Oleh karena itu, pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur perlu dipersiapkan sebaik mungkin agar prosesnya berjalan lancar sesuai rencana.
  2. Perencanaan Matang Perencanaan matang dimulai dari penyatuan sumber informasi yang komprehensif mengenai pemindahan ibu kota ke Kalimantan, dan proyeksi strategisnya di berbagai bidang.
  3. Pusat Informasi IKN Untuk mewujudkan hal tersebut, dukungan penuh dari Real Estat Indonesia (REI) dan Kementerian PPN menjadi pondasi utama demi menyukseskan situs informasi terintegrasi IKN ini. 99 Group melalui Rumah123.com dan 99.co siap menjadi sumber informasi Ibu Kota Negara. “Berangkat dari sinergi yang dibangun oleh ketiga pihak tersebut, diharapkan bisa membawa manfaat yang besar bagi seluruh kalangan,” katanya.
  4. Informasi Terpadu Sambut Ibu Kota Negara Baru Fokus utama yang disorot oleh 99 Group dan REI, dalam pengembangan situs referensi IKN adalah penyajian informasi berbasis data yang tidak hanya komprehensif, namun juga akurat dan mudah digunakan. Di dalam kanal informasi terintegrasi ini, berbagai topik esensial yang disediakan termasuk bidang properti, investasi, infrastruktur, dan bisnis di ibu kota baru. Pemilihan topik tersebut didasarkan pada urgensi dan prioritas pengembangan kawasan yang terpadu dengan potensi hadir pusat ekonomi baru di Kalimantan. Selain artikel yang jadi sumber referensi utama, diversitas konten juga akan ditingkatkan secara bertahap guna mengakomodasi kebutuhan pembaca. “Jadi untuk tahap awal, kita masih fokus di pembuatan konten yang berkualitas sebagai acuan informasi publik. Baru setelahnya, kami akan menambahkan beragam produk lainnya, seperti beberapa jenis konten interaktif, dan pastinya pilihan listing terbaik di Kalimantan Timur dan daerah sekitarnya,” jelas VP of Marketing 99 Group Indonesia Bharat Buxani
  5. Manfaat Informasi Ibu Kota Baru Wakil Ketua DPP REI Rusmin Lawin menambahkan bahwa kanal informasi terpadu ini tidak sekadar jadi bahan bacaan semata, namun juga dapat menjadi referensi pengambilan keputusan pebisnis properti dan investor. “Di ibu kota negara baru kita nanti akan banyak proyek yang bernilai investasi tinggi. Dari sini tentu ekonomi akan semakin menggeliat di Kalimantan Timur, sehingga membuat orang tertarik untuk pindah ke sana. Pastinya kebutuhan properti pun akan meningkat, dan kesempatan untuk para pebisnis datang memperkenalkan produk huniannya di sana semakin terbuka lebar,” tambah Rusmin.

 

 

Link: https://economy.okezone.com/read/2021/11/14/470/2501443/5-fakta-persiapan-ibu-kota-baru-banyak-proyek-investasi-bernilai-tinggi?page=2

 

Related post

PUPR Sosialisasikan UU Cipta Kerja Bidang Perumahan

PUPR Sosialisasikan UU Cipta Kerja Bidang Perumahan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyosialisasikan peraturan turunan UU No. 11 Tahun 2020 (UU Cipta Kerja) bidang perumahan. UU…
Mengapa Pertumbuhan Bisnis Properti di India Bisa Mencetak Rekor Di Tengah Gelombang Kedua Covid-19?

Mengapa Pertumbuhan Bisnis Properti di India Bisa Mencetak Rekor…

Di paruh pertama 2021, pasar perumahan India tumbuh secara meyakinkan dibanding tahun 2020. Berdasarkan sejumlah data yang dikumpulkan dari Knight Frank…
Pasar Properti di Thailand Bersiap Hadapi Perlambatan Pasar

Pasar Properti di Thailand Bersiap Hadapi Perlambatan Pasar

Seluruh subsektor properti di Thailand kecuali kawasan industri dan logistik, diprediksi akan menghadapi perlambatan pasar setidaknya hingga 18 bulan ke depan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *