Begini Gedung Yang Hemat Energi

Begini Gedung Yang Hemat Energi

Gedung Utama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meraih Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi (PSBE) 2021 untuk kategori penghematan energi di Instansi Pemerintah dengan subkategori Gedung Lama. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dann Sumber Daya Mineral (ESDM) atas komitmen Kementerian PUPR dalam upaya pengurangan dampak lingkungan dengan mengadopsi konsep bagunan gedung hijau (BGH).

Penghargaan Subroto ini diberikan secara rutin sejak tahun 2012 lalu dan merupakan apresiasi Kementerian ESDM bagi pemangku kepentingan di sektor bangunan dan industri yang berhasil menerapkan upaya efisiensi serta konservasi energi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, sejalan dengan komitmen Indonesia dalam menghadapi isu lingkungan, Kementerian PUPR terus ikut berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon melalui berbagai pembangunan infrastruktur seperti pembangunan gedung hijau, pasar tradisional dan rusun hemat energi, kebun raya dan ruang terbuka, serta pembangunan TPA sampah dengan teknologi sanitary landfill dan incinerator.

“Gedung Utama Kementerian PUPR memang dibangun dengan konsep green building dengan estimasi penghematan listrik mencapai 40 persen, penghematan konsumsi air hingga 35 persen, dan lainnya. Desain keseluruhan gedung juga memerhatikan lebih banyak penerangan alami dari sinar matahari, menerapkan sensor penerangan otomatis, dan berbagai konsep green lainnya,” ujarnya.

Kawasan Kampus PUPR juga menerapkan sistem daur ulang penggunaan air untuk menghemat konsumsi air melalui sistem rain water harvestingrecycling, dan reuse. Air hujan yang turun di area resapan dialirkan masuk ke dalam drainase selanjutnya ditampung dalam ground water tank dan didaur ulang sebagai air untuk menyiram tanaman, flushing urinoir, dan suplai air untuk cooling tower.

Kepala Biro Umum selaku pengelola gedung Kementerian PUPR Edy Juharsyah menambahkan, selain konsep green untuk penghematan energi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengguna. Di setiap lantai ruangan kantor dilengkapi dengan toilet, musala, tempat wudu, pantry, dan ruangan ibu-anak (nursery).

“Kawasan gedung juga dilengkapi dengan jalur pejalan kaki dengan guiding block untuk pengguna difabel dan taman sebagai ruang terbuka hijau dengan bangku-bangku taman. Kami di Biro Umum juga terus berupaya memegang teguh komitmen untuk menjaga gedung ini supaya tetap fungsional sebagai bangunan gedung hijau,” katanya.

Kementerian PUPR juga telah menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) PUPR No. 15 Tahun 2015 tentang bangunan gedung hijau, Permen PUPR No. 9 Tahun 2021 tentang pedoman penyelenggaraan konstruksi berkelanjutan dan Permen PUPR No. 21 Tahun 2021 tentang penilaian kinerja bangunan gedung hijau dalam rangka mendukung infrastrutur ramah lingkungan dan berkelanjutan.

 


Sumber : https://www.rumah.com/berita-properti/2021/11/202399/begini-gedung-yang-hemat-energi

Related post

PUPR Sosialisasikan UU Cipta Kerja Bidang Perumahan

PUPR Sosialisasikan UU Cipta Kerja Bidang Perumahan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyosialisasikan peraturan turunan UU No. 11 Tahun 2020 (UU Cipta Kerja) bidang perumahan. UU…
Mengapa Pertumbuhan Bisnis Properti di India Bisa Mencetak Rekor Di Tengah Gelombang Kedua Covid-19?

Mengapa Pertumbuhan Bisnis Properti di India Bisa Mencetak Rekor…

Di paruh pertama 2021, pasar perumahan India tumbuh secara meyakinkan dibanding tahun 2020. Berdasarkan sejumlah data yang dikumpulkan dari Knight Frank…
Pasar Properti di Thailand Bersiap Hadapi Perlambatan Pasar

Pasar Properti di Thailand Bersiap Hadapi Perlambatan Pasar

Seluruh subsektor properti di Thailand kecuali kawasan industri dan logistik, diprediksi akan menghadapi perlambatan pasar setidaknya hingga 18 bulan ke depan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *