Benarkah Properti Australia Terancam Bubble Burst?

Benarkah Properti Australia Terancam Bubble Burst?

ektor properti di Australia saat ini disebut-sebut berada dalam kondisi bubble property atau gelembung properti. Hal ini dikarenakan pasar properti di Negara Kanguru tersebut telah mengalami pertumbuhan harga yang sangat signifikan bahkan disebut-sebut belum pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Bubble property sendiri adalah teori ekonomi yang menyakini bahwa harga properti telah menjadi terlalu mahal dengan pertumbuhan harga yang signifikan. Kenaikan harga ini lantas diibaratkan seperti sebuah balon udara yang terus membesar dan pada titik tertentu dapat meledak.

ustralian property bubble terjadi ketika mulai kembalinya aktifitas bisnis di Australia paska penerapan kebijakan lockdown akibat Covid-19 sejak tahun 2020 lalu. Ada beberapa faktor yang menyebabkan melejitnya pertumbuhan properti tersebut, diantaranya didorong oleh suku bunga rendah, subsidi pemerintah, dan melonjaknya permintaan properti di pasar lokal.

Dilansir dari laman portal berita brokernews.com.au, Chief Economist dari PRD, Dr Diaswati Mardiasmo, menuturkan,  jika tiga faktor ini berubah, bukan tak mungkin gelembung properti tersebut meledak. Wanita berdarah Indonesia ini juga menyebut, bila properti market di Australia saat ini masih terlindungi karena menguatnya permintaan internasional (international demand).

“Ini semua adalah permintaan lokal dari dalam Australia, dan didorong oleh kebijakan pemerintah di pasar perumahan. Baik itu Pembeli Rumah Pertama atau single parent, terlepas dari demografi, pemerintah yang mendorong kepemilikan rumah,” ujar Diaswati.

Dirinya menambahkan, saat ini para pembeli properti Australia mendapat insentif dari pemerintah dan keuntungan lainnya, yaitu suku bunga yang sangat rendah dan suku bunga pinjaman rumah. Ketiga faktor itulah menurutnya yang menciptakan gelembung dan melindungi pasar properti Australia, dan terus mendorongnya ke atas dan ke atas dan ke atas. “Hal ini bisa menjadi ledakan besar atau bisa jadi seperti apa yang mulai kita lihat, koreksi atau melambat dengan stabilisasi harga, tetapi agar koreksi terjadi, tiga hal ini perlu diubah,” sebutnya.

 


Sumber ; https://propertiindonesia.id/post/benarkah-properti-australia-terancam-bubble-burst

Related post

PUPR Sosialisasikan UU Cipta Kerja Bidang Perumahan

PUPR Sosialisasikan UU Cipta Kerja Bidang Perumahan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyosialisasikan peraturan turunan UU No. 11 Tahun 2020 (UU Cipta Kerja) bidang perumahan. UU…
Mengapa Pertumbuhan Bisnis Properti di India Bisa Mencetak Rekor Di Tengah Gelombang Kedua Covid-19?

Mengapa Pertumbuhan Bisnis Properti di India Bisa Mencetak Rekor…

Di paruh pertama 2021, pasar perumahan India tumbuh secara meyakinkan dibanding tahun 2020. Berdasarkan sejumlah data yang dikumpulkan dari Knight Frank…
Pasar Properti di Thailand Bersiap Hadapi Perlambatan Pasar

Pasar Properti di Thailand Bersiap Hadapi Perlambatan Pasar

Seluruh subsektor properti di Thailand kecuali kawasan industri dan logistik, diprediksi akan menghadapi perlambatan pasar setidaknya hingga 18 bulan ke depan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *