INSPIRASI ‘BREATHING HOUSE’ NAYAPATI RESIDENCE, SOLUSI HUNIAN SEHAT DI MASA PANDEMI

INSPIRASI ‘BREATHING HOUSE’ NAYAPATI RESIDENCE, SOLUSI HUNIAN SEHAT DI MASA PANDEMI

Sebagai Kota satelit pertama di Wilayah Bandung Raya, Kawasan Kota Baru Parahyangan terus tumbuh dan berkembang menuju kota masa depan yang integral, modern dan juga eksklusif. Integral, karena kawasan perumahan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas mumpuni yang tidak hanya dibangun untuk memanjakan para penghuninya, namun juga dapat dinikmati masyarakat sekitar.

Sementara, eksklusif karena pembangunannya berbasis kepada tiga pilar yakni, budaya, sejarah dan pendidikan. Dalam pengembangannya, Kota Baru Parahyangan yang dikembangkan oleh developer PT Belaputera Intiland (Lyman Group) ini juga berusaha untuk menyeimbangkan antara kawasan hunian yang terintegrasi dengan kawasan pengembangan bisnis, sosial dan lingkungan untuk mendukung gaya hidup penghuninya.

Dengan mengedepankan berbagai konsep pembangunan tersebut, secara tidak langsung Kota Baru Parahyangan turut menciptakan komunitas baru yang tidak lagi membebani Kota Bandung sebagai kota induknya, karena secara nyata telah mampu memberi kontribusi positif bagi para penghuni maupun masyarakat sekitarnya.

Yang menarik, berbagai keistimewaan tersebut tak hanya diaplikasikan pada bangunan dan lingkungan, pun kenyamanan portofolio yang dikembangkan. Alhasil, sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2000 lalu, kawasan perumahan seluas 1.250 hektar ini telah bertransformasi menjadi perumahan skala kota modern yang paling prestisius.

Kota Baru Parahyangan terbilang sangat strategis, karena terintegrasi langsung dengan jalan tol Cipularang yang kini menjadi akses utama menuju Kota Bandung dan beberapa daerah di Jawa Barat lainnya. Kota Baru Parahyangan yang berada di salah satu pintunya, yaitu Padalarang hanya berjarak tempuh 15 menit saja dari pusat kota Bandung atau sekitar 2 jam perjalanan dari arah Jakarta.

 

Inspirasi Konsep Rumah Bernapas

Menghadapi tantangan kesehatan di tengah pandemi seperti saat ini, Kota Baru Parahyangan terus berupaya untuk merespon kebutuhan para pencari rumah atau home seeker terhadap hunian beserta Lingkungan yang adaptif terhadap kondisi pandemi dan relevan dengan akselerasi penerapan teknologi digital. Bisa dimaklumi jika dua kebutuhan ini telah mengubah preferensi konsumen terhadap rumah yang ideal untuk ditempati.

Beranjak dari dua faktor tersebut, Kota Baru Parahyangan kembali mempersembahkan karya terbaiknya bertajuk Nayapati Residence dengan konsep breathable frontage-house atau ‘rumah bernapas’ yakni hunian dua lantai dengan asitektur modern tropis yang didesain secara inklusif bagi setiap anggota keluarga.

Dengan konsep ini, maka gubahan massa dan ruang Rumah Nayapati dirancang (hampir) tidak menempel ke dinding batas kavling agar iklim mikro yang nyaman di Kota Baru Parahyangan dengan leluasa mengalir ke dalam rumah melalui penghawaan dan pencahayaan alami. Interaksi indoor-outdoor melalui dominasi desain bukaan pada dinding rumah tersebut diharapkan dapat mempengaruhi pengalaman keseharian yang menyenangkan hati si penghuni. Hal ini selaras dengan konsep rumah ‘bernapas’.

Adaptasi Kebiasaan Baru juga telah diimplementasikan dalam tata ruang Rumah Nayapati dengan menempatkan Area Sanitasi di bagian depan rumah sehingga penerapan standar CHSE (Clean, Health, Safety, Environment Sustainability) dapat dimulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah.

 

Hunian pintar yang mengutamakan privasi

Naik ke lantai dua, Rumah Nayapati dirancang untuk memanjakan setiap penghuni dalam menikmati ruang privat-nya, yang dimulai dari Kamar Tidur Utama lengkap dengan area service tersendiri hingga Balkon yang luas untuk aktifitas hobi atau sekedar duduk bersantai di area terbuka.

Rumah Nayapati yang tampil anggun di sepanjang jalan hunian (frontage house) ini telah dilengkapi dengan pagar rumah yang memberikan privasi. Tak ketinggalan kelengkapan fitur Eco Smart Home yang ramah dalam penggunaan energi listrik melalui tenaga surya untuk memudahkan penghuni mengatur berbagai gawai yang ada di dalam rumah, seperti smart door lock, lighting & home devices control.

Oh iya, Nayapati Residence berlokasi sangat strategis karena hanya selangkah dari kawasan Town Center Kota Baru Parahyangan, IKEA Store, Water Theme Park, Bumi Pancasona Sport Club serta Parahyangan Golf. Nayapati Residence juga dilengkapi fasilitas jalan hunian utama berupa ROW 21 meter yang sangat asri dengan deretan Pohon Damar yang merupakan tumbuhan khas Indonesia.

Bagi yang tertarik untuk memiliki hunian sehat di Kota Baru Parahyangan tersebut, Nayapati Residence yang merangkum 54 unit rumah ini ditawarkan dengan dua pilihan Tipe yaitu 196 m2 / 290 m2 dan Tipe 238 m2 / 290 m2. Adapun, harga yang ditawarkan mulai dari Rp3,91 miliar per unit.

 


Sumber : https://propertiindonesia.id/post/inspirasi-breathing-house-nayapati-residence-solusi-hunian-sehat-di-masa-pandemi

Related post

PUPR Sosialisasikan UU Cipta Kerja Bidang Perumahan

PUPR Sosialisasikan UU Cipta Kerja Bidang Perumahan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyosialisasikan peraturan turunan UU No. 11 Tahun 2020 (UU Cipta Kerja) bidang perumahan. UU…
Mengapa Pertumbuhan Bisnis Properti di India Bisa Mencetak Rekor Di Tengah Gelombang Kedua Covid-19?

Mengapa Pertumbuhan Bisnis Properti di India Bisa Mencetak Rekor…

Di paruh pertama 2021, pasar perumahan India tumbuh secara meyakinkan dibanding tahun 2020. Berdasarkan sejumlah data yang dikumpulkan dari Knight Frank…
Pasar Properti di Thailand Bersiap Hadapi Perlambatan Pasar

Pasar Properti di Thailand Bersiap Hadapi Perlambatan Pasar

Seluruh subsektor properti di Thailand kecuali kawasan industri dan logistik, diprediksi akan menghadapi perlambatan pasar setidaknya hingga 18 bulan ke depan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *