Tren Perubahan Harga Rumah Seken Oktober 2021, Makassar Alami Peningkatan Tertinggi

Tren Perubahan Harga Rumah Seken Oktober 2021, Makassar Alami Peningkatan Tertinggi

Secara year-on-year, semua kota mengalami peningkatan harga kecuali Surabaya yang mengalami penurunan harga sebesar 0,6%.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Industri properti kembali mencatatkan pemulihan indeks harga positif untuk tipe hunian rumah tapak seken. Berdasarkan statistik Rumah123.com yang dirilis dalam laporan bulanan bertajuk Flash Report edisi Oktober, terlihat harga rumah yang meningkat hingga 3.0 persen dibanding periode sama pada tahun sebelumnya.

Indeks perubahan juga tampak di beberapa kota besar di Indonesia, dengan Makassar sebagai area yang mengalami peningkatan terbesar. Harga rumah seken di Makassar secara bulanan naik paling pesat hingga 4.0 persen, melampaui Jakarta, Surabaya, Bandung hingga Tangerang.

Sementara itu, data Flash Report Rumah123 pada Oktober 2021 memperlihatkan tren peningkatan harga tahunan yang diamati di tiga belas kota besar di Tanah Air.

Kota-kota tersebut adalah Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, Tangerang, Bandung, Surabaya, Surakarta, Denpasar, Makassar, Yogyakarta, Medan, dan Semarang. Yogyakarta keluar sebagai kota dengan peningkatan harga rumah seken tahunan tercepat sebesar 13.5 persen.

Di Jabodetabek, terjadi peningkatan harga secara month-on-month di Kota Tangerang, Bogor dan Bekasi sebesar 0,9%, 1,4% dan 2,5% berturutan. Jakarta mengalami penurunan harga sebesar 0,3%, sementara Depok tidak mengalami perubahan harga.

Secara year-on-year, dari Oktober 2020 hingga Oktober 2021, Kota Jakarta, Tangerang, Depok, Bogor dan Bekasi mengalami kenaikan harga sebesar 1,4%, 6,1%, 3,5%, 5,8% dan 6,2% berturutan.

Kota-kota besar lainnya di Pulau Jawa seperti Bandung, Yogyakarta dan Surakarta mencatatkan kenaikan harga secara month-on-month sebesar 0,6%, 4,2% dan 2,3% berturutan.

Sementara Kota Surabaya dan Semarang mencatatkan penurunan harga secara month-on-month masing-masing sebesar 1,0% dan 0,6%.

Secara year-on-year, semua kota mengalami peningkatan harga kecuali Surabaya yang mengalami penurunan harga sebesar 0,6%. Harga rumah seken di Bandung, Semarang, Yogyakarta dan Surakarta meningkat, masing-masing sebesar 3,6%, 4,6%, 13,5% dan 4,2%.

Untuk kota besar lainnya di luar Pulau Jawa, Kota Denpasar dan Makassar mengalami kenaikan harga sebesar 1,5% dan 4,4% pada bulan Oktober 2021 dibandingkan September 2021.

Sementara harga rumah seken di Medan menurun 3,1%. Secara year-on-year, harga rumah seken di Medan, Denpasar dan Makassar meningkat sebesar 11,6%, 0,1% dan 12,0%.

 

 

 

 

Link: https://propertiterkini.com/tren-perubahan-harga-rumah-seken-oktober-2021-makassar-alami-peningkatan-tertinggi/

 

Related post

PUPR Sosialisasikan UU Cipta Kerja Bidang Perumahan

PUPR Sosialisasikan UU Cipta Kerja Bidang Perumahan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyosialisasikan peraturan turunan UU No. 11 Tahun 2020 (UU Cipta Kerja) bidang perumahan. UU…
Mengapa Pertumbuhan Bisnis Properti di India Bisa Mencetak Rekor Di Tengah Gelombang Kedua Covid-19?

Mengapa Pertumbuhan Bisnis Properti di India Bisa Mencetak Rekor…

Di paruh pertama 2021, pasar perumahan India tumbuh secara meyakinkan dibanding tahun 2020. Berdasarkan sejumlah data yang dikumpulkan dari Knight Frank…
Pasar Properti di Thailand Bersiap Hadapi Perlambatan Pasar

Pasar Properti di Thailand Bersiap Hadapi Perlambatan Pasar

Seluruh subsektor properti di Thailand kecuali kawasan industri dan logistik, diprediksi akan menghadapi perlambatan pasar setidaknya hingga 18 bulan ke depan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *